2007
Mendiamkan Anjing yang Melolong
“Mendiamkan Anjing yang Melolong”
Sebuah Peringatan bagi Umat atas Yusuf bin Abdillah al-Qardhawi
Karya : Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i rahimahullah
Penerjemah : Al Ustadz Abdul Mu’thi al-Maidani
Siapa yang tak kenal Yusuf al Qardhawi? Mufti negeri Qatar ini telah lama menjadi panutan sebagian kaum muslimin Indonesia. Namun tak banyak yang mengetahui bagaimana sesungguhnya dakwah al Qardawi di mata para ulama ahlussunnah masa ini.
Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i, seorang ulama ahlussunnah yang tak diragukan lagi kapasitas keilmuannya, adalah salah seorang dari sekian banyak ulama ahlussunnah yang telah menasehati, mengkritik, menjelaskan, dan memperingatkan secara ilmiah tentang penyimpangan Yusuf al-Qardhawi. Di dalam buku ini beliau rahimahullah mengungkap banyak sekali bukti-bukti penyimpangan Yusuf al Qardhawi, kemudian beliau membantah kebatilannya dengan hujjah dari al-Qur’an dan as-Sunnah.
Syaikh Muqbil rahimahullah memberi judul risalah ini, “Iskaatul kalbil ‘aawiy Yusuf bin Abdillah al Qardhawy”, yang sesuai ini akan kami beri judul edisi terjemahan ini insya Allah; “Mendiamkan Anjing yang Melolong”. Ini bukanlah suatu penghinaan yang keji apalagi sebuah fitnah. Namun ini adalah sebuah perumpamaan yang pantas, sebagaimana yang beliau tulis di buku ini.
Berkata Syaikh dalam bukunya :
“Barangkali sebagian hizbiyun (mereka adalah orang-orang yang fanatik kepada golongannya -pent.) akan mengatakan, “Dia seorang alim dari golongan ulama, sedangkan engkau menamakannya ‘Anjing yang Melolong’? Ini perkara yang besar wahai Abu Abdirrahman (=kunyah Syaikh Muqbil -pent.)! Ia seorang alim dari golongan ulama, mufti Qatar!”
Maka kalian dengarlah firman Allah ‘azza wa jalla;
وَاتْل٠عَلَ٠ْهÙمْ ٠َبَأَ الَّذÙÙ ÙŽ آتَ٠ْ٠َاه٠آ٠َاتÙ٠َا Ùَا٠سَلَخَ Ù…Ù٠ْهَا Ùَأَتْبَعَه٠الشَّ٠ْطَا٠٠Ùَكَا٠َ Ù…ÙÙ ÙŽ الْغَاوÙÙ Ù ÙŽ
وَلَوْ Ø´ÙØ¦Ù’٠َا لَرَÙَعْ٠َاه٠بÙهَا وَلَـكÙ٠َّه٠أَخْلَدَ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الأَرْض٠وَاتَّبَعَ هَوَاه٠ÙَمَثَلÙه٠كَمَثَل٠الْكَلْب٠إÙ٠تَØÙ’Ù…Ùلْ عَلَ٠ْه٠٠َلْهَثْ أَوْ تَتْرÙكْه٠٠َلْهَث ذَّلÙÙƒÙŽ مَثَل٠الْقَوْم٠الَّذÙÙ Ù ÙŽ كَذَّبÙواْ Ø¨ÙØ¢Ù َاتÙ٠َا ÙÙŽØ§Ù‚Ù’ØµÙØµÙ الْقَصَصَ لَعَلَّهÙمْ ٠َتَÙَكَّرÙÙˆÙ ÙŽ
“Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” [Al-A’raaf 175-176]
—- selesai kutipan —
Inilah sebuah peringatan bagi umat dari kejahatan da’i-da’i penyeru kebinasaan, yang telah memperdaya umat dari hakikat dakwah mereka. Alhamdulillah, sesungguhnya di sisi kita ada Kitabullah dan as-Sunnah, sehingga tidaklah para ulama menimbang dengan timbangan yang lainnya.
Kami memohon kepada Allah semoga memudahkan kami dalam menerbitkan buku yang sangat penting ini. Buku ini akan diterbitkan insya Allah pada akhir Maret 2007 oleh Penerbit Al-Ilmu.

Abu Hanif telah menulis komentar
Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Buat Akh Urwah. kayaknya kalau pakai kata ‘yang’ lebih enak di dengar deh : “Membungkam Anjing yang Menggongong” . jazakallaahu khairan. moga Allah memudahkan terbitnya buku ini. Amin. di bukunya nanti dijelaskan bahwa ini bukan pelecehan kepada Qardhawi. di halaman belakang atau di depan. agar orang gak salah persepsi terhadap bukunya dan ahlus sunnah sendiri. afwan, cuma saran.
February 22, 2007 @ 6:57 pm
abuhandzalah telah menulis komentar
Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Ana menantikan buku ini terbit. Insya Allah ana akan memesannya, akhi. Semoga Allah Ta’ala memudahkan penerbitan buku ini.
February 23, 2007 @ 3:44 pm
Abu Sholih Al-harits telah menulis komentar
Alhamdulillah….Semoga Allah melimpahkan rahmatNya untuk segenap Ikhwah yang berusaha untuk menerbitkan kitab ini. Tak lupa semoga Allah senantiasa melimpahkan nikmatNya untuk Ust. Abdul Mu’thi yang telah memanfatkan waktu luangnya untuk menterjemahkan kitab tersebut,semoga Allah mengokohkan perjuangan beliau. Sekedar saran,Bagaimana jika judul buku tersebut tetap menggunakan judul kitab aslinya,karena jika pakai bhasa indonesia dikhawatirkan banyak yg enggan membelinya. Dengan tujuan agar buku tersebut bisa juga dibaca oleh kalangan hizbiyun…!! Dan Cover depannya jangan hitam…!!!!! cari warna yang lebih cerah,ini juga berpengaruh pada minat beli konsumen…!! Semoga sedikit saran ini bisa diterima demi kemaslahatan!!! Agar hasil kerja ikhwah semua tidak sia2 maka perlu dipertimbangkan sisi layout buku agar banyak yang tertarik untuk membelinya. Kami tunggu terbitnya…!!!
Jazakallahu khairan atas saran dan masukannya, insya Allah menjadi pertimbangan bagi tim redaksi. Baarokallohufiikum.
April 2, 2007 @ 2:27 pm
Mendiamkan Anjing yang Melolong « Tafaqquh Fid Diin telah menulis Pingback
[…] sumber : http://penerbit.al-ilmu.com/2007/02/22/mendiamkan-anjing-yang-melolong/ […]
May 29, 2007 @ 1:18 pm
Abu Muslim telah menulis komentar
benar2 buku yg mantap. alhamdulillah akhirnya ada juga yg mau menerjemahkan. ***
June 5, 2007 @ 12:33 pm
Penerbit Al-Ilmu telah menulis komentar
Bismillahirrohmanirrohiim,
Kami mohon maaf kepada para pembaca yang telah menantikan terbitnya buku ini karena terjadi keterlambatan penerbitannya, hal ini karena beberapa masalah teknis dalam upaya penerbitan buku ini. Mohon dimaklumi. Kami memohon kepada Allah semoga memudahkan kami dalam menerbitkan buku ini.
June 8, 2007 @ 7:48 pm
Penerbit Al-Ilmu telah menulis komentar
Bismillahirrohmanirrohiim,
Jazakumullahu khairan atas banyaknya komentar pada bagian buku ini, namun banyak komentar sengaja tidak kami tampilkan, karena kami melihat adanya syubhat di dalamnya. Silahkan bagi antum yang berkomentar kontra dengan rencana penerbitan buku ini, agar menunggu terbitnya buku ini insya Allah, dan membaca sendiri bagaimana bantahan ilmiyah yang dipaparkan oleh asy-Syaikh Muqbil rahimahullah atas bukti-bukti penyimpangan Yusuf al Qardhawy. Wallahu Ta’ala A’lam.
June 8, 2007 @ 9:00 pm
Tasnedi telah menulis komentar
Assalamualaikum,
Apakah bukunya sudah terbit?..
Wassalamualaikum
Wa’alaykumussalaam,
Afwan belum, pihak redaksi masih ada kendala dalam penerjemahan yang saat ini sedang terhenti. Semoga bisa segera kami lanjutkan usaha enerbitkan buku ini.
October 11, 2007 @ 9:03 pm
ibnu telah menulis komentar
Assalaamu’alaikum. Apa buku ini sudah terbit?
August 14, 2008 @ 10:23 am